Rabu, 18 Maret 2015

Segeralah Minta Maaf Pada Orang Tua kita...!!

Dalam keseharian, kerap kita kehilangan kontrol diri, 
sehingga melakukan kesalahan pada orang tua. 
Kesalahan itu bisa berupa perbuatan yang
 kurang terpuji maupun kata-kata yang 
kurang sopan dan kasar, sehingga menyakiti hati orang tua kita. 
Nah, kalau sudah begitu, tentu yang perlu 
kita lakukan setelahnya adalah minta maaf pada orang tua .
Orang tua merawat dan membesarkan kita dengan penuh 
kasih sayang sejak kita masih dalam kandungan. 
Ketika kita lahir dan tumbuh besar, orang tua mendidik dan memenuhi 
setiap kebutuhan kita. Saat kita sakit, 
orang tua juga yang merawat kita dengan penuh perhatian. 
Tentu perasaan orang tua kita menjadi sangat sedih, 
kecewa dan sakit hati ketika kita bersikap 
tak terpuji seperti tidak mengindahkan nasehat, 
bersikap kasar, marah-marah sampai berbicara sambil membentak-bentak mereka.
Girls, semestinya kita bersyukur, 
karena memiliki orang tua yang lengkap 
dan mampu memenuhi segala kebutuhan kita.
Pernahkah kita membayangkan bahwa di luar sana, 
banyak teman-teman kita yang tinggal di panti asuhan 
merindukan kehadiran dan kasih sayang orang tua? 
Tentu tak sepantasnya kita justru memperlakukan kedua orang tua
 dengan sikap tak terpuji dan perkataan yang menyakiti perasaan.
Nah, hal terbaik yang bisa kita 
lakukan adalah cepat-cepat minta maaf pada orang tua  
dan tentu saja menyesali segala kesalahan kita. 
Tak hanya pada kedua orang tua kita, melainkan juga pada 
kakek, nenek dan anggota keluarga yang lebih tua.  
Apalagi saat ini sudah memasuki bulan 
Ramadhan dan sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri segera tiba. 
Saat yang paling tepat untuk meminta maaf pada 

mereka karena kita kerap menyedihkan dan menyakiti hati mereka...!!!
Rhiezael Arc... (y)

Selasa, 17 Maret 2015

_-* PENYESALAN *-_

Andai waktu bisa terulang,
Ingin rasanya menghapus semua kebodohan, dan menggantinya dengan kebijaksanaan
Dan jika saja tangan ini mampu,
ingin rasanya menorehkan kembali warna putih diatas kanvas kehidupan yang kini suram warnanya ..
"… Hitam, samar dan berbayang …"

Kadangkala seorang pengembara kehidupan juga lelah hidup dalam kesendirian
Muak dengan segala ketiadaan
Jenuh dengan segala yang terasakan
Tersakiti oleh keadaan, melenguh dalam keterkoyakan dan terhempas dalam kehampaan
Sang waktu terus bergulir,
Seakan tidak memberi kesempatan kepada sang pengembara untuk sejenak menyingkir
Dan membiarkan waktu sejenak berhenti berdetak
Dunia pengembara ini hanya penuh dengan segala ‘persinggahan’,
tanpa ada satu tempat pasti untuk berpijak untuk mulai merangkai masa depan …
Sungguh sayang …

_-" SETETES AIR HUJAN "-_

Seperti tetes air hujan yg tersisa diantara dedaunan,
tinggal menunggu sang mentari menghapusnya.
seperti debu yg terhempas oleh desiran angin,
terbang jauh bebas namun tanpa arah,
seperti itukah aku?
tenggelam dlm lautan airmata ku sendiri,
berdarah dalam luka dan duka ku,
separah itukah aku karenamu?
selalu merasa sepi ditengah keramaian hidupku,
dan gugur seperti dedaunan kering tak berguna,
sepertinya aku tlah hancur karenamu”
kini hatiku pun tak mampu merasakan arti kehadiran orang lain lagi, hentikan lah....!!!

Senin, 16 Maret 2015

-_""AINUL MARDHIAH""_-

Dirimu pembakar semangat perwira
Rela berkorban demi agama
Kau jadi taruhan berjuta pemuda
Yang bakal dinobat sebagai syuhada'
Itulah janji pencipta yang Esa
Engkaulah bidadari dalam syurga
Bersemayam di mahligai bahgia
Anggun gayamu wahai seorang puteri
Indahnya wajah bermandi seri
Menjadi cermin tamsilan kendiri
Untuk melakar satu wacana
Buatmu bernama wanita
Ainul Mardhiah
Kau seharum kuntuman di taman syurga
Menanti hadirnya seorang lelaki
Untuk menjadi bukti cinta sejati
Oh Tuhan
Bisakah dicari di dunia ini
Seorang wanita bak bidadari
Menghulurkan cinta setulus kasih
Di hati lelaki bernama kekasih...!!!